Penyakit Eksibionisme

Jika berbicara eksibionis maka yang akan kita bicarakan dan bahas adalah dua sisi penyakit, yaitu pelaku eksibionis dan korban kelakuan eksibionis. Pelaku yang notabene kebanyakan laki-laki menurut saya adalah laki-laki yang ba**ng*n, karena berkat ulahnya maka si korban akan merasakan tekanan dan derita psikologis yang sangat hebat. Merasakan perasaan jijik setiap saat yang teramat besar.

Hal ini bisa jadi pelajaran buat kita semua, karena istri saya sendiri menjadi korban kejahatan dari pelaku yang menderita penyakit eksibionis, istri saya menjadi orang yang selalu ketakutan dan merasakan jijik yang sangat besar.

Kejadian eksibionis yang paling terbaru adalah tanggal 1 Pebruari 2010 kemarin. Siang itu seperti biasa saya menjemput istri di halte bis di depan Rumah Sakit, ketika sudah berada di depan istri saya, tampak ketakutan yang luar biasa dari wajahnya dan dengan berbisik dia mengatakan “pa, wong iku mau arep kurang ajar”, sambil menunjuk laki-laki bersepeda mio merah yang berada di seberang jalan. Dengan seketika saya menoleh kearah yang ditunjuk istri saya, ternyata pelaku masih diseberang jalan tetapi karena mengetahui kehadiran saya, dia akhirnya bergerak menjauh. Tidak ingin melepas pelaku, saya berusaha mengikuti pelaku, siapa tahu pelaku masih ada niat berbuat cabul sehingga saya bisa menangkap basah pelaku.
Pelaku ternyata berpindah ke belakang Rumah Sakit dan mendekati dua orang siswa perawat magang, sangat dekat untuk berbuat cabul dengan menunjukkan alat kelamin ataupun menggosok-gosokkan alat kelaminnya hanya sekedar memuaskan nafsunya. Saya berusaha sabar dengan jarak yang lumayan jauh, pengen menghajar orang yang sudah berbuat kurang ajar terhadap istri saya. Tapi karena mungkin disekitar siswa perawat tadi banyak orang sehingga si pelaku eksibionis akhirnya berpindah tempat dan menyingkir dari kedua siswa perawat tadi.

Tapi saya sudah berjanji dengan istri, jika bertemu dengan pelaku eksibionis bersepeda motor mio merah, tiada ampun baginya yang sudah membuat tekanan batin ketiga kalinya terhadap istri saya.    

2 Responses to Penyakit Eksibionisme

  1. dee says:

    aq jg barusan ngalamin T_T

  2. info-karir says:

    ngalamin dimana mbak?

    ati2 mbak jaman sekarang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.